Review Archives: The Nanyang Mystery (2026): Petualangan, Persahabatan, dan Luka yang Mengendap


Archives: The Nanyang Mystery atau The Nanyang Mystery adalah drama China bergenre petualangan, misteri, dan supernatural yang tayang di iQIYI pada tahun 2026. Drama ini terdiri dari 33 episode, disutradarai oleh Zhou Jingtao, dan dibintangi oleh Steven Zhang, Ding Yuxi, Jiang Peiyao, serta Fu Dalong. Serial ini merupakan adaptasi novel karya Nanpai Sanshu dan masih terhubung dengan semesta Daomu Biji / The Lost Tomb

Sinopsis

Berlatar pada awal era Republik Tiongkok di wilayah Nanyang, Asia Tenggara, drama ini mengikuti kasus aneh bernama “Water Ghost Longing for Home” yang terjadi di laut Nanyang. Dua staf Southern Archives, Zhang Haiyan dan Zhang Haixia, dikirim keluarga Zhang untuk menyelidiki peristiwa misterius tersebut, tetapi mereka justru terseret ke dalam jebakan mematikan, konflik dengan para warlord, tanaman beracun bernama Dusk Grass atau Twilight Grass, hingga kemunculan kultus Evil God yang menyimpan rahasia besar keluarga Zhang, yang menargetkan anggota keluarga Zhang di luar negeri. Saat Haixia mengorbankan dirinya untuk memberi Haiyan kesempatan hidup, perjalanan di atas kapal Nan’an dan seterusnya berubah menjadi rangkaian takdir yang makin rumit. Sepanjang cerita, penonton akan disuguhi suasana misterius, monster, gua-gua aneh, serta petualangan ala tomb-raiding yang kental dengan nuansa khas Daomu Biji.





Pemeran dan Karakter

Steven Zhang memerankan Zhang Haiyan / Zhang Hailou, sedangkan Ding Yuxi tampil sebagai Zhang Haixia. Jiang Peiyao berperan sebagai Zhang Haiqi, direktur Southern Archives sekaligus mentor mereka, dan Fu Dalong memerankan Mo Yungao. Kombinasi ini membuat drama terasa kuat sebagai cerita dua tokoh utama yang saling melengkapi, dengan mentor yang berwibawa dan lawan yang sama-sama berbahaya. 

Di Balik Layar

Menurut kredit produksi yang tercantum di DramaWiki, drama ini ditulis oleh Nanpai Sanshu, Deng Yue, Gu Yi Lan, dan Zhang An Yu. Tim produksinya mencantumkan Peng Tian, Lv Tingyan, dan Wang Yingyu sebagai produser, sementara Nanpai Sanshu dan Wang Ke tercatat sebagai executive producer. Dengan begitu, drama ini terasa sangat dekat dengan akar semestanya karena penulis asli ikut terlibat di belakang layar.


Review: Kenapa Drama Ini Menarik

Menurut penulis, daya tarik terbesar drama ini justru ada pada petualangan dan hubungan antarkarakternya. Dari awal, nuansanya sudah terasa seperti perpaduan antara rasa penasaran, komedi, dan petualangan yang bikin penasaran terus. Ada aroma The Lost Tomb / Daomu Biji yang cukup kuat, tapi drama ini tetap punya identitas sendiri lewat latar Nanyang dan konflik yang lebih bernuansa sejarah-misteri.

Yang paling berkesan adalah perkembangan Zhang Hailou. Sosok yang awalnya tampak ceroboh dan sering bertindak sebelum berpikir, perlahan berubah menjadi tokoh yang jauh lebih lihai dan tangguh saat menghadapi musuh. Dari sisi visual aksi, transformasi ini terasa sangat enak diikuti karena membuat karakternya berkembang, bukan sekadar jago dari awal. Chemistry petualangannya juga mengingatkan pada dinamika karakter yang tegas dan bertarung tanpa banyak basa-basi, jadi wajar kalau penonton merasa senang melihatnya. 

Penulis juga sangat suka dengan Zhang Haiqi. Perannya sebagai mentor memberi fondasi yang kuat untuk cerita, dan kehadirannya membuat dunia Southern Archives terasa lebih hidup. Di sisi lain, Zhang Haixia punya nasib yang sangat menyedihkan karena harus melawan dirinya sendiri, dan itu membuat emosinya jauh lebih dalam daripada sekadar karakter pendukung. Akting Ding Yuxi juga terasa menonjol, terutama saat ia memperlihatkan perbedaan antara sisi “Xia gelap” dan “Xia baik”. Pergeseran emosi itu memberi kesan yang sulit dilupakan.





Kelebihan

Hal yang paling kuat dari drama ini adalah kombinasi antara petualangan, komedi ringan, misteri, dan ikatan karakter. OST-nya juga terasa enak didengar, dan kehadiran Zhang Xincheng yang ikut menyanyi membuat nuansanya semakin berkesan bagi penonton. Bagi penonton yang menyukai hubungan dua karakter pria tanpa dominasi romance perempuan, drama ini bisa jadi sangat memuaskan. Selain itu, adegan aksinya juga cukup solid, terutama pertarungan manusia melawan manusia, sementara atmosfer misteri dan horornya mampu menciptakan nuansa yang cukup imersif. Selain itu, kemunculan Wu Xie dan Xiao Ge sebagai cameo di episode terakhir menjadi bonus besar yang sangat menyenangkan, apalagi untuk penggemar semesta The Lost Tomb

Kekurangan

Sayangnya, ada juga hal yang terasa disayangkan. Beberapa adegan penting terasa seperti terpotong, sehingga bagian-bagian tertentu dari cerita tidak selalu terasa utuh. Ini membuat pengalaman menonton kadang terasa kurang mulus, apalagi ketika penonton sedang sangat menikmati alur petualangan dan ingin melihat lebih banyak detail dari momen-momen penting.  

Banyak penonton menyoroti pacing yang terasa terburu-buru, terutama di bagian akhir cerita. Beberapa plot hole dan transisi scene yang terasa aneh membuat alurnya kurang rapi, bahkan ada yang merasa beberapa detail penting seperti tato yang tiba-tiba hilang atau karakter yang seolah tahu sesuatu lalu mendadak pura-pura tidak tahu cukup mengganggu. Kabarnya, pemotongan akibat sensor juga membuat sekitar tiga episode konten hilang, sehingga koherensi cerita jadi sedikit terganggu. Karena itu, Archives: The Nanyang Mystery mungkin bukan drama yang sempurna, tetapi tetap menarik untuk penggemar Daomu Biji, misteri supernatural, dan bromance yang kuat. Walaupun begitu, kekurangan ini tidak sepenuhnya menghilangkan kesan baik drama secara keseluruhan. Bagi yang mencari petualangan penuh teka-teki dengan chemistry pemain yang kuat, drama ini tetap layak dicoba.



Kesimpulan

Buatku, Archives: The Nanyang Mystery adalah drama yang meninggalkan perasaan campur aduk. Di satu sisi, kisah petualangannya indah, seru, dan punya komedi yang pas. Di sisi lain, akhirnya menyisakan kesedihan yang cukup dalam, sampai rasa itu masih tertinggal bahkan setelah selesai menonton. Drama ini punya daya tarik kuat lewat karakter, musik, dan hubungan antar tokoh, jadi kalau ada waktu, aku juga ingin menontonnya ulang. Ini tipe drama yang bukan hanya bikin penasaran, tetapi juga meninggalkan bekas emosional. 

Komentar