Saat ini So Ji Sub dikenal sebagai salah satu aktor paling karismatik di Korea Selatan. Namun siapa sangka, pada awal kariernya ia justru sering menerima komentar negatif tentang penampilannya. Dalam sebuah acara YouTube yang dipandu musisi Jung Jae Hyung, So Ji Sub menceritakan pengalaman pahitnya ketika baru memasuki industri hiburan.
Sebelum menjadi aktor, So Ji Sub merupakan atlet renang dan polo air. Ia masuk dunia hiburan secara tidak sengaja setelah mengikuti audisi model sebagai pendamping mendiang Kim Sung Jae dari grup Deux. Menariknya, saat itu ia terpilih sementara temannya tidak. Bahkan salah satu model yang bekerja bersamanya kala itu adalah aktor terkenal Song Seung Heon.
Meski berhasil menjadi model, jalan menuju dunia akting tidak mudah. So Ji Sub mengungkapkan bahwa banyak orang di industri hiburan saat itu mengkritik bentuk matanya. Ia sering mendengar komentar seperti:
"Masalahnya ada di matamu."
"Kamu sebaiknya operasi plastik."
"Kamu tidak cocok menjadi aktor."
Komentar-komentar tersebut muncul karena standar kecantikan pria Korea pada masa itu sangat mengutamakan mata besar dengan kelopak mata ganda yang jelas. Sementara So Ji Sub memiliki penampilan yang berbeda dari standar populer saat itu.
Menariknya, So Ji Sub mengaku tidak terlalu memikirkan kritik tersebut. Ia bahkan mengatakan bahwa jika saat itu sangat menginginkan popularitas, mungkin saja ia akan mempertimbangkan operasi plastik. Namun pada masa itu ia lebih fokus mencari uang dan merasa nyaman dengan penampilannya sendiri.
Perubahan besar terjadi ketika ia membintangi drama What Happened in Bali. Melalui drama tersebut, So Ji Sub mulai benar-benar menikmati dunia akting dan ingin menjadi aktor yang lebih baik. Dari situlah kariernya berkembang hingga menjadi salah satu aktor papan atas Korea yang dikenal lewat drama seperti I'm Sorry, I Love You, Cain and Abel, Ghost, Master's Sun, dan Oh My Venus.
Kisah So Ji Sub menunjukkan bahwa bahkan aktor yang kini dianggap sebagai simbol karisma dan maskulinitas Korea pun pernah dianggap tidak memenuhi standar visual industri hiburan. Perjalanannya menjadi contoh bahwa bakat, ketekunan, dan karakter bisa lebih bertahan lama dibanding tren kecantikan yang terus berubah.
FunFact: So Jisub adalah favorit penulis sejak dia main di Sorry I Love You >,<
src: link

Komentar
Posting Komentar